Kronologi Meninggalnya Legenda Gulat Hulk Hogan di Usia 71 Tahun

Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkap, jumlah penduduk miskin ekstrem di Indonesia mengalami penurunan. Berdasarkan data survei sosial ekonomi nasional (Susenas) Maret 2025 jumlah penduduk miskin ekstrem tercatat 2,38 juta orang.
“Berdasarkan data Susenas Maret 2025, jumlah penduduk miskin ekstrem di Indonesia sebanyak 2,38 juta orang atau turun sebanyak 0,40 juta orang dibandingkan dengan September 2024,” kata Deputi Bidang Statistik Sosial BPS Ateng Hartono dalam konferensi pers di Kantor BPS Jakarta, Jumat (25/7/2025).

Dia mengatakan, penduduk miskin ekstrem adalah penduduk dengan pengeluaran per kapita di bawah US$ 2,15 atau sekitar Rp 35.045 (asumsi kurs Rp 16.300). Hal itu mengacu ketentuan World Bank.

Alasan Kuat Erika Carlina Polisikan DJ Panda

Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkap, jumlah penduduk miskin ekstrem di Indonesia mengalami penurunan. Berdasarkan data survei sosial ekonomi nasional (Susenas) Maret 2025 jumlah penduduk miskin ekstrem tercatat 2,38 juta orang.
“Berdasarkan data Susenas Maret 2025, jumlah penduduk miskin ekstrem di Indonesia sebanyak 2,38 juta orang atau turun sebanyak 0,40 juta orang dibandingkan dengan September 2024,” kata Deputi Bidang Statistik Sosial BPS Ateng Hartono dalam konferensi pers di Kantor BPS Jakarta, Jumat (25/7/2025).

Dia mengatakan, penduduk miskin ekstrem adalah penduduk dengan pengeluaran per kapita di bawah US$ 2,15 atau sekitar Rp 35.045 (asumsi kurs Rp 16.300). Hal itu mengacu ketentuan World Bank.

FILOSOFI SANTRI DALAM MEMAKNAI KEMERDEKAAN

Filosofi  Santri  dalam memaknai Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia  ke-77 tahun 2022 yang bertemakan “Pulih lebih cepat, Bangkit lebih kuat” adalah bagaimana kami seorang santri mampu dalam mengatasi ataupun mencegah hawa nafsu ketika berada di lingkungan pesantren ataupun diluar pondok. Karena, kami sebagai santri memiliki peran penting dalam tonggak kemerdekaan Indonesia salah satunya mulai dari hal terkecil ialah melawan hawa nafsu.

Pulih lebih cepat yang memberikan makna bahwa seorang Santri harus segera pulih lebih cepat dari segala macam bentuk penyakit hati yang melanda kehidupan sehari-harinya. Mulai dari rasa malas ketika belajar dan mengaji, rasa iri hati atau dengki terhadap temannya sendiri, sombong ketika memiliki pencapaian yang lebih tinggi dari pada teman yang lainnya. Dan juga, berbagai macam penyakit hati lainnya yang melanda bagi seorang santri.

Adapun makna dari Bangkit lebih kuat yaitu bahwa seorang santri harus dapat bangkit dari peperangan melawan hawa nafsu yang sedang dihadapi, melalui nafsu inilah yang biasanya menjadikan seorang santri kurang produktif dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, karena hawa nafsu inilah yang menjadi musuh terbesar bagi seorang santri. Sebagaimana yang pernah dikatakan oleh baginda Nabi kita Muhammad saw bahwa peperangan terbesar adalah peperangan melawan hawa nafsu.

Namun, filosof kemerdekaan yang bertemakan  “Pulih lebih cepat, Bangkit lebih kuat” bukan hanya hawa nafsu saja melainkan banyak hal yang menjadi tingkat kemerdekaan seorang santri. Salah satunya dapat kita pahami bahwa kemerdekaan identik dengan “fitrah” yang merupakan kodrat dan asal kita sebagai manusia sebelum diubah, dicemari, dan dirusak oleh kehidupan yang seiring zaman berubah. Salah satu  Sabda Rasul SAW:

 كُلُّ مَوْلُوْدٍ يُوْلَدُ عَلَى الْفِطْرَةِ

“Setiap orang terlahir sebagai mahluk dan hamba Allah yang suci bersih …(HR. al-Baihaqi dan ath-Thabarani)”.